Monitoring, Transplantasi, dan Pembibitan Karang SPTN Wilayah I Wakai TN Kepulauan Togean
Diunggah oleh : Admin Website pada tanggal 12 Nov 2018 09:46:50

Ampana, 9 November2018.  SPTN Wilayah I Seksi PengelolaanTaman Nasional (SPTN) wilayah I Wakai TNKepulauan Togean telah melaksanakan KegiatanMonitoring, Transplantasi dan Pembibitan terumbu karangpada tanggal 15-31 Oktober2018. Kegiatan ini dilaksanakan anggota SPTN I bersamadengan masyarakat yang berada disekitar lokus kegiatan. Lokasi pelaksanaan kegiatan transplantasi karang dan pembibitan ini, yaitu di Sebelah Utara Pulau Siatu dekat dengan Menara. Kegiatan pembibitan dilakukan di tempat yang sama dengan kegiatan transplantasi karang harapannya adalah akan terbentuk komunitas hamparan karang hasil kegiatan yang dapat digunakan untuk mengambil bibit dan kedepannya dapat digunakan untuk menjadi spot dive dan snorkling dalam kegiatan wisata. Sedangkan kegiatan monitoring terumbu karang di lakukan pada Titik Pulau Taupan, Pinekel, Siatu, Menara Una-Una, Lumotok, dan Bomba. M. Ardiyanto selaku Ketua Tim Kegiatan menyatakan bahwa pemilihan lokasi di Desa Siatu Kecamatan Batudaka karena lokasi tersebut merupakan salah satu zona rehabilitasi di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean,khususnya di SPTN wilayah I Wakai. Selain itu, Kegiatan inijuga merupakan salah satu bagian dari gerakan kampanyekonservasi di tingkat tapakyang di lakukan BTNKT, ujarnya.

Penanaman fragmen karang pada substrat dilakukan denganmenggunakan metode spider web dimana dalam satusubstratterdapat 19 fragmen karang. Dalam kegiatan kali ini, secara keseluruhan, substrat yang ditanam di dasar laut sebanyak186substrat dengan total jumlah bibit karang sebanyak 3534 bibit.

Menurut Iksan Tengkow, SH selaku Kepala SPTN I, “Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan konservasi alamdalam rangka merehabilitasi dan memulihkan kawasan yang mengalami kerusakan akibat kegiatan illegal fishing dengan cara meningkatkankeutuhan koloni karang yang masihtersisa”. Tidak lupa, Dalam kegiatan kali ini Balai TNKT juga melibatkan sejumlah masyarakat Desa di sekitar lokasitransplantasi karang. Diharapkan dengan adanya partisipasi masyarakat dalam kegiatan kali ini, kedepannya masyarakat dapat ikut serta dalam menjaga dan memelihara karang hasil transplantasi tersebut.

 

Sumber : Balai Taman Nasional Kepulauan Togean